Turnamen Futsal Antar Kamar: Muhassalam Sukses Gelar Liga Persahabatan Se- Pondok Al-Hidayah
Jembrana, 10 Mei 2026 – Suasana pondok akhir pekan lalu terasa berbeda. Gelora semangat dan riuh sorak sorai menggema di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hidayah MAN 1 Jembrata. Hal itu menyusul suksesnya penyelenggaraan Turnamen Futsal Antar Kamar yang diadakan oleh Pengurus Muhassalam pada tanggal 8–10 Mei 2026.
Turnamen yang digelar dalam rangka mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus menyalurkan bakat olahraga santri ini diikuti oleh 84 pemain yang merupakan perwakilan dari 12 kamar di lingkungan pesantren. Dengan sistem kompetisi yang terstruktur dan sportif, turnamen berlangsung meriah dan penuh kejutan.
Pembagian Grup dan Sistem Pertandingan
Panitia yang diketuai langsung oleh elemen Muhassalam membagi 12 tim ke dalam 4 grup (A, B, C, D), masing-masing berisi 3 tim. Pertandingan dimulai sesuai jadwal yang telah disusun rapi:
• Jumat sore (8 Mei 2026) – Babak penyisihan grup mulai bergulir di lapangan futsal MAN 1 Jembrana.
• Sabtu pagi (9 Mei 2026) – Laga pamungkas babak grup diselesaikan untuk menentukan 8 besar.
• Sabtu sore (9 Mei 2026) – Ketegangan meningkat pada babak Quarter Final.
• Minggu pagi (10 Mei 2026) – Empat tim terbaik bertarung di babak Semi Final.
• Minggu sore (10 Mei 2026) – Puncak acara: Final yang mempertemukan dua tim terbaik.
Setiap pertandingan disaksikan oleh warga pondok, mulai dari para asatidz hingga adik-adik kelas yang turut memberi dukungan.
Daftar Juara Turnamen Futsal 2026
Setelah melalui puluhan pertandingan sengit, berikut adalah daftar juara Turnamen Futsal Antar Kamar tahun ini:
Juara 1 Imam Hanafi
Juara 2 Al Kindi
Juara 3 Imam Syafi'i
Selain gelar tim, Muhassalam juga menganugerahkan gelar individu Top Skor kepada pemain paling produktif sepanjang turnamen. Gelar tersebut jatuh kepada Jordi Hidayat dari tim Imam Hanafi.
Jordi berhasil mencetak 8 gol sepanjang turnamen, memecahkan kebuntuan di laga-laga krusial dan membawa timnya keluar sebagai juara. Penampilannya yang gesit, tajam, dan tenang di depan gawang lawan menjadi perbincangan hangat di kalangan santri pasca turnamen.
"Saya senang bisa memberikan yang terbaik untuk tim. Semua gol ini hasil kerja sama teman-teman. Kemenangan ini milik seluruh penghuni kamar Imam Hanafi, dan tentu saja milik keluarga besar Al-Hidayah," ujar Jordi usai menerima piala top skor.
Ketua Mudabbir, Favian Zuhdi Naufal Sofian, selaku koordinator lapangan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara.
"Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar berkat kerja sama seluruh panitia dari Muhassalam dan dukungan penuh dari pihak asatidz. Kami ingin menunjukkan bahwa santri Al-Hidayah itu aktif, kreatif, dan kompak. Semoga turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan."
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Ust. Eka Wahyudhi, S.Pd.I. , juga turut menyaksikan momen final.
"Saya sangat bangga melihat semangat para santri. Di satu sisi mereka hafal Al-Qur'an, pandai kitab kuning, di sisi lain mereka hebat berorganisasi dan berolahraga. Keseimbangan inilah yang kita inginkan di Al-Hidayah. Mereka sehat fisiknya, kuat mentalnya, dan matang agamanya," tutur Ust. Eka.
Dengan suksesnya turnamen ini, Muhassalam berencana untuk mengadakan liga olahraga lain di masa mendatang.