Pondok Pesantren Al-Hidayah

MAN 1 Jembrana - Bali

Antusiasme Calon Santri Baru Membeludak, Pondok Al-Hidayah Siapkan Strategi Tambah Kuota

tree 139 dilihat
Antusiasme Calon Santri Baru Membeludak, Pondok Al-Hidayah Siapkan Strategi Tambah Kuota

Jembrana, 22 Mei 2026 – Gelombang pendaftaran calon santri baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027 di Pondok Pesantren Al-Hidayah MAN 1 Jembrana mengalami lonjakan luar biasa. Setelah panitia PMB memberikan pengumuman bagi calon murid baru di MAN 1 Jembrana, calon santri baru yang sebelumnya telah membuat akun melalui website pondok al-hidayah, mulai mengajukan verifikasi berkas awal untuk mendapatkan nomor antrian pendaftaran. Jumlah peminat yang mendaftar secara online melalui website resmi pesantren melebihi target awal yang ditetapkan, bahkan melampaui kuota yang tersedia.

Fenomena ini menjadi kabar gembira sekaligus tantangan tersendiri bagi pengurus pondok. Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program unggulan pesantren, seperti Program Tahfidz Al-Qur'an, Program Kitab Kuning, serta kegiatan ekstrakurikuler yang aktif, menjadi daya tarik utama bagi calon santri beserta orang tua/wali.

Sebagaimana diumumkan sebelumnya, Pondok Pesantren Al-Hidayah membuka penerimaan santri baru dengan kuota awal sebanyak 36 santri putra dan 90 santri putri. Kuota ini ditetapkan berdasarkan daya tampung asrama serta pertimbangan kualitas pembinaan dan pelayanan.

Namun, berdasarkan data panitia Penerimaan Santri Baru (PSB), jumlah calon santri yang mendaftar dan memenuhi persyaratan mencapai angka yang jauh melampaui kuota. Hingga pengumuman hasil seleksi PMB, tercatat lebih dari 175 calon santri yang bersaing untuk memperebutkan kursi di pesantren favorit ini.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Setiap hari kami menerima pertanyaan melalui WhatsApp, telepon, bahkan kunjungan langsung ke sekretariat. Banyak orang tua yang sangat menginginkan putra-putrinya belajar di Al-Hidayah karena melihat program dan prestasi yang telah diraih,” ujar Ust. Eka Wahyudhi, S.Pd.I. , Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah.

Menghadapi lonjakan peminat yang sangat tinggi, pihak pondok bersama jajaran pimpinan MAN 1 Jembrana dan para pembina segera menggelar rapat darurat untuk membahas langkah terbaik. Dalam rapat tersebut, diputuskan untuk melakukan penambahan kuota santri baru secara terbatas, dengan tetap mengedepankan kualitas pembinaan dan kenyamanan santri.

“Kami tidak ingin asal tambah kuota lalu kualitas turun. Insya Allah dengan persiapan matang, kami tetap bisa memberikan pelayanan terbaik meskipun jumlah santri bertambah. Yang terpenting adalah niat dan keikhlasan dalam berkhidmat,” tegas Ust. Eka.

Kepala MAN 1 Jembrana, Drs. Saras Mawantyo, M.Pd. , menyambut baik antusiasme masyarakat sekaligus mendukung langkah pondok dalam menambah kuota.

“Ini adalah bentuk kepercayaan publik terhadap Pondok Pesantren Al-Hidayah. Kami akan terus mendukung penuh setiap kebijakan yang diambil pondok, selama tetap sesuai dengan standar mutu pendidikan. Semoga dengan tambahan kuota ini, semakin banyak generasi muda yang mendapatkan bimbingan agama yang baik dan berakhlak mulia,” ujar beliau.

Bagi calon santri yang belum mendapatkan kuota karena keterbatasan daya tampung, pihak pondok memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Ust. Eka menyampaikan agar mereka tidak berkecil hati.

“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh calon santri yang sudah mendaftar. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, jangan berkecil hati. Teruslah belajar dan tingkatkan kemampuan. Insya Allah tahun depan pendaftaran akan dibuka kembali,” pesan beliau.

Dengan penambahan kuota dan strategi yang telah disiapkan, Pondok Pesantren Al-Hidayah MAN 1 Jembrana berharap dapat mencetak lebih banyak generasi santri yang berakhlak mulia, berilmu amaliyah, unggul dalam hafalan Al-Qur'an, serta siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara.