Pemulangan Santri Libur Lebaran, Pondok Al-Hidayah Sediakan Armada Bus dan Terapkan Sistem Scan Barcode untuk Pendataan
Jembrana, 30 Maret 2026 – Pondok Pesantren Al-Hidayah MAN 1 Jembrana telah melaksanakan kegiatan pemulangan santri dalam rangka libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Pemulangan dilakukan secara serempak pada tanggal 13 Maret 2026, dengan menyediakan armada bus yang telah disiapkan oleh pihak pondok untuk mengantarkan para santri ke daerah masing-masing. Setelah menjalani liburan bersama keluarga, para santri kembali ke pondok pada tanggal 29 Maret 2026.
Kegiatan pemulangan dan kepulangan santri berlangsung lancar berkat koordinasi yang matang dari panitia yang dipimpin oleh Ust. Iwan Hidayat, S.Pd.I. sebagai koordinator pemulangan santri. Beliau bersama tim pengurus Muhassalam dan para pembina memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi para santri.
Pemulangan Serempak dengan Armada Bus
Pada tanggal 13 Maret 2026, seluruh santri dilepas secara serempak dari lingkungan pondok. Pihak pondok menyediakan beberapa armada bus yang disesuaikan dengan rute dan daerah tujuan para santri. Armada bus ini disiapkan untuk memberikan kenyamanan serta keamanan bagi santri selama perjalanan pulang ke kampung halaman masing-masing.
Para santri tampak antusias dan bersemangat menyambut libur lebaran setelah sekian lama menjalani kegiatan rutin di pondok. Dengan didampingi oleh beberapa pembina dan pengurus, para santri menaiki bus sesuai dengan rute yang telah ditentukan. Ust. Iwan Hidayat, S.Pd.I. selaku koordinator, turut memantau langsung proses keberangkatan hingga bus terakhir meninggalkan area pondok.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pemulangan santri berjalan lancar. Kami telah mempersiapkan armada bus beserta jadwal dan rute perjalanan dengan matang. Semoga para santri selamat sampai di rumah masing-masing dan dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” ujar Ust. Iwan Hidayat.
Inovasi Baru: Scan Barcode untuk Pendataan Kepulangan
Memasuki masa kepulangan, Pondok Pesantren Al-Hidayah kembali menerima kedatangan para santri pada tanggal 29 Maret 2026. Tahun ini terdapat pembaruan sistem yang memudahkan proses pendataan kehadiran santri. Jika sebelumnya santri diwajibkan mengisi form kehadiran secara manual, kini cukup dengan melakukan scan barcode yang tertera pada ID card santri.
Inovasi ini merupakan langkah maju dalam digitalisasi administrasi di lingkungan pondok. Dengan sistem scan barcode, proses pendataan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien. Setiap santri hanya perlu menunjukkan ID card-nya kepada petugas yang kemudian melakukan scan menggunakan perangkat yang telah disediakan. Data kehadiran langsung tercatat secara otomatis dalam sistem.
“Kami mengapresiasi inovasi yang diterapkan oleh pihak pondok. Dulu kami harus mengantre mengisi form manual, sekarang tinggal scan barcode saja. Lebih cepat dan praktis. Ini menunjukkan bahwa Pondok Al-Hidayah terus berkembang dan mengikuti perkembangan zaman,” ujar salah satu santri.
Koordinator pemulangan, Ust. Iwan Hidayat, S.Pd.I., menjelaskan bahwa sistem scan barcode ini merupakan hasil kolaborasi antara pengurus Muhassalam dan bagian administrasi pondok.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para santri. Dengan sistem scan barcode, kami bisa memantau kehadiran santri secara real-time, mengetahui siapa saja yang sudah kembali, dan segera menghubungi santri yang belum melapor. Ini juga menjadi bagian dari pembiasaan literasi digital bagi santri,” jelas Ust. Iwan.
Apresiasi Pengasuh Pondok
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Ust. Eka Wahyudhi, S.Pd.I. , menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pemulangan dan kepulangan santri. Beliau juga mengapresiasi inovasi sistem scan barcode yang diterapkan.
“Alhamdulillah, seluruh proses pemulangan dan kepulangan santri berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Ust. Iwan Hidayat dan seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta para pengurus Muhassalam yang turut mendampingi. Inovasi scan barcode ini menunjukkan bahwa pesantren kita tidak ketinggalan zaman, namun tetap menjaga nilai-nilai tradisi yang luhur. Semoga ke depan semakin banyak inovasi yang memudahkan pelayanan bagi santri,” ujar Ust. Eka.
Harapan ke Depan
Dengan adanya inovasi sistem scan barcode ini, Pondok Pesantren Al-Hidayah MAN 1 Jembrana berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan digitalisasi di berbagai bidang pelayanan. Ke depan, sistem ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk keperluan lain, seperti presensi harian, pemantauan kegiatan santri, hingga pengelolaan administrasi lainnya.
Pemulangan dan kepulangan santri yang tertib serta inovasi yang diterapkan menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Al-Hidayah terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang modern namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pesantren yang khas.